Rabu, 30 Maret 2016

Kenapa Kamu Belum SERIUS ?

Seriusin aku please 

Ketika IMPIAN berbicara : please seriusin aku. Karena impian bukan hanya sekedar resolusi.

"Berbahagialah kita, yang meraih apa yang kita lakukan dengan proses tidak mudah, mencapai semua dari nol, merangkak, berjalan, jatuh, bangkit lalu berlari. Percayalah Allah melihat proses kita"

yuk seriusin IMPIAN kita.
percaya, yakin dan jalani

sebait kata dari buku " Kenapa Kamu Belum Serius?", penulis Della Fauziyah 


Sabtu, 16 Januari 2016

Pacaran Sebelum Waktunya

oleh : Della Fauziyah 

Gmna tuh mksdnya pacaran sebelum waktunya?
Saya yakin pembaca sbnernny ngerti nih 🙈
Alasan klasik kenapa pacaran sih ya simple, gamau sndiri bukan?
Sendiri dalam arti apa? Itu yg perlu dikaji lagi.
Kalau bahas masalah sendiri terkait jalan, maen, makan, nonton, antar jemput, penyemangat, semua bisa melakukan tanpa harus pacaran.
Ketika sedih ya curhat aja ama shabat, orangtua. Nmbh kedekatan kan.
Kalo pgn anter jmput, adik/kaka/sodara juga bisa.
Kalo mau maen ah ini mah siapa aja bsa nemenin. Malah lbh seru jalan breng ama sahabat dan keluarga.
Terus kalau mau bahas secara hati yg sndiri.
Pertanyaannya simple.
Kau letakkan Allah dimana? Bukan hati, pikiran dan tindakan kita adalah krena Allah. Kita libatkan Allah dalam segala aktivitas.
Kenapa bisa pacaran sblm waktunya?
Alasan sosial brrti ga deket sama orangtua, ga dket sama adik/kaka atau ga punya temen. 🙊
Pacar buat apa sh?
Bukannya justru kau belajar lemah ketika punya pacar. Gmna gak, apa2 ngeluh ke pacar. Kemana2 mnta antern pacar sampe2 gak ada waktu buat sahabat dan keluarga. Oh.. No😩
Sampe saya kaget ketika seminar gtuh pembicaranya bilang.
Siapa yg disini pacaran? Ya mana aja yg berani nunjuk, (soalnya malu kan krena pacaran adalah sesuatu yg salah).
ah tapi bukan poin itu yg pnting. Pembicaranya bilang:
"siapa yg berani putusn pacaranya? Seminggu aja-sebulan kalian puts saya tunggu laporannya. Kalau dengan pacaran hidup kalian lebih baik saya kasih hp dah"
Dan itu pembicaranya serius, krena saking yakinnya ga ada efek positif pacaran selain dosa.
Karena kebahagiaan dan semnagat bisa kita dapatkan walaupun tanpa pacar.
Oh ya ada juga yg bilang pacara edisi ajang cari jodoh.
Lah bukannya ketauan bgt ga seriusnya? Masa buat partner hidup dicoba2.
Toh blum ada survey tentang pacaran dan hidup akan lbh baik krena sudah saling mengenal bahkan faktanya lebih bnyak yg ga pacaraan awalnya tapi baik2 ajah kok.
Alasan apa lagi untuk pacaran? Please ga usah bnyak alasan yg udah memang itu larangan Allah 😩
Intinya sih saling mengingatkan aj.
Itu juga ketukan buat diri sendiri yg jleb ajah ketika membaca tulisan trsebut😢
Eiits tapi beda lagi kalau pacaran setelah menikah. Itu mah ga masalah.
Edisi weekend seru bersama kedua adikku dan sahabat.
Justru semakin dekat dan saling menguatkan bahwa jodoh sudah ditetapkan. Lalu untuk apa menambah dosa yg disadari.
Pahami lagi kenapa ga boleh pacaran sblm waktunya.. Simple sih, disuruh maen dlu sama orangtua, adik kakak, saudara dan sahabt. Krena nnti tiba saat yg tepat bertemu dengan orang yg halal dan lebh sering beduaan kan, trus suruh fokus memperbaiki peradaban.. Ciieh.
Yuk cari sahabat solih
Yuk dekat dengan keluarga sblm nnti mmbtuk keluarga 🙈
Moveon bareng2 itu seru
Kebaikan bareng2 itu asik
# SalingMengingatkan
# BerubahUntukKebaikan

Rabu, 13 Januari 2016

Alhamdulillah, ini cerpen juara 1

Min Al-Dhulumat Ila Al-Nur
karya: Della Fauziyah

Ibu kita KARTINI
Putri Sejati
Putri Indonesia
Harum Namanya
Ibu kita KARTINI
Pendekar bangsa
Pendekar Kaumnnya
Untuk semua
Wahai ibu kita kartini
putri yang mulia
sungguh besar cita-citanya
Bagi Indonesia

Gaungan emansipasi semakin marak seiring perkembangan zaman.Padahal bisa kita lakukan survey seberapa banyakkah orang yang tau apa makna emansipasi?jangankan itu adakah yang menggali makna dari emansipasi?
Emansipasi merupakan

Emansipasi ala sekarang adalah bagaimana derajat lelaki dan perempuan adalah sama.Dari sisi apapun jika bisa disamakan itu sebisa mungkin harus mendapat hal yang sama.Presiden, menteri, gubernur, karyawan, pengamen, kenek bus dan lain sebagainya.Tak menjadi syarat penting apakah kerja tersebut berat atau tidak asal mempunyai skill dalam bidangnya.Memang tidak disalahkan juga karena memang semua juga punya kebebasan akan haknya.Hak untuk mendapatkan pekerjaan.
Bukan hanya itu, serentak pada tanggal 21 April selalu diadakan acara disekolah untuk memperingati kartini dan menggunakan baju kebaya.

Tetapi emansipasi yang selalu digaungkan saat ini memang terfokus pada hal ini.Jika kita melihat sejarah sebenarnya dan melihat dari perspektif islam sungguh ironi.Karena sungguh maknanya sangat jauh berbeda.Para pendidik generasi bangsapun sepertinya tak mau terlalu jauh mencari makna akan emansipasi.Karena memang iya teringat masa sekolah dahulu apalagi ketika sekolah masih jenjang dasar.Semua petugas upacara itu perempuan semua.Karena katanya emansipasi.ya dengan keluguan anak sekolah dasar tak terlalu banyak bertanya hanya mengikuti apa yang menurutnya sebagai contoh dari tauladannya.
Beranjak ketingkat menengah emansipasi justru menjadi karakter yang menjadi kehilangan makna.Positifnya sih kita jadi bebas berkarya.

“Habis gelap terbitlah terang” kata yang sudah mengakar tentang kartini.Tahukah kalian sejatinya makna dari habis gelap terbitlah terang?mungkin inipun tak banyak dipertanyakan bukan?Kisah kartinipun tentu bukan hanya sekedar kisah dongeng, memang iya inipun bagian dari sejarah.Buku-buku yang tentang kartinipun sepertinya maknanya masih terlalu sempit.Kumpulan surat kartini semasa hidupnya dahulu dikumpulkan pada teman belandanya dan darisitu sebenarnya terkupas bagaimana sosok kartini sebenarnya.
Pada zaman dahulu yang bisa sekolah hanya orang belanda, cina dan indonesia yang itupun hanya dari keturunan ningrat.Ya benar karena katini kartini keturunan ningrat maka ia bisa bersekolah.Kartini itu memang sangat cerdas, kritis, intelek dan hanif.Pada saat itupun sekolah untuk kaum perempuan masih dibatasi.Katakan saja tidak boleh melebihi lelaki.Pada saat itupun alqur’an ada tetapi tidak ada terjemahnya.Kartini sangat gelisah, sebagai orang islam ia hanya membaca alqur’an tanpa mengerti maknanya.Ia mengatakan “Bagaimana aku mencintai agamaku jika aku tak memahaminya”. Sungguh sangat luar biasa sosok  kartini ini.Hingga saat Kartini bertemu dengan Kiai Sholeh yang menjelaskan tentang terjemahan dan tafsir al fatihah.Bergemetar hati kartini, baru pertama kali iya tahu terjemahan dari induk alqur’an.Setelah selesai pemaparan dari surah al fatihah kartini bertanya pada kiai soleh”Bagaimana jika orang berilmu menyembunyikan ilmunya?dalam hidupku baru kali ini aku mengerti al qur’an artinya begitu indah bagiku, bergetar hatiku.Aku heran mengapa para ulama tidak berusaha menerjemahkan alqur’an.Padahal al qur’an adalah penuntun hidup agar sejahtera(sukses dunia dan akhirat).Kiai soleh tertegun sungguh pada saat itu, itu pertanyaan yang luar biasa.Karena memang iya kartini orang yang sangat intelek.Sebenarnya juga mengapa al qur’an tidak diterjemahkan karena belanda takut jika orang islam paham maknanya ia akan memberontak.
Akhirnya kiai sholeh mempunyai trik menerjemahkan alqur’an dengan arab jawa gundul agar belanda tidak paham akan isinya yang sebenarnya itu adalah terjemahan alqur’an.Hingga saat kartini menikah dan hadiah pernikahan yang diberikan Kiai Sholeh kepada Kartini adalah alqur’an terjemahan dari surah al fatihah-Ibrahim.Lagi-lagi kartini mengatakan baru kali ini aku mulai memahami islam hinggal ia membaca surah Al Baqarah: 257
ٱللَّهُ وَلِىُّ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ يُخْرِجُهُم مِّنَ ٱلظُّلُمَٰتِ إِلَى ٱلنُّورِ ۖ وَٱلَّذِينَ كَفَرُوٓا۟ أَوْلِيَآؤُهُمُ ٱلطَّٰغُوتُ يُخْرِجُونَهُم مِّنَ ٱلنُّورِ إِلَى ٱلظُّلُمَٰتِ ۗ أُو۟لَٰٓئِكَ أَصْحَٰبُ ٱلنَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَٰلِدُونَ

“Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka daripada cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya”.

Karena sesungguhkan wanitapun ingin mendapatkan hak yang sama dalam menuntut ilmu.Ingin mendapatkan hak untuk belajar alqur’an.Sebenarnya itu yang Kartini perjuangkan.Ia ingin mempelajari alqur’an.Ia ingin mendapatkan hak juga untuk mempelajari alqur’an.
Apalagi yang identik dengan kebaya yang mungkin teralu vulgar karena baju yang ketat dan lain sebagainya.Seandainya saja Kartini sempat membaca sampai ayat tentang jilbab pasti Kartini mengggunakan jilbab.Hanya saja ia baru membaca terjemahan sampai Ibrahim.Sedangkan kita tahu sendiri ayat jilbab ada pada surat an nuur dan al ahzab :
“Hendaknya menutup seluruh tubuh dan tidak menampakkan anggota tubuh sedikit pun, selain yang dikecualikan karena Allah berfirman, “Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dada mereka dan janganlah menampakkan perhiasan mereka, kecuali yang biasa nampak.” (An-Nuur: 31)
 “Wahai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin, “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyanyang.” (Al Ahzab :59)
Sedangkan kita tahu bahwa surat tersebut ada setelah Ibrahim.Seandainya Kartini ada dizaman sekarangpun pasti ia sudah tarbiyah.
Sesungguhnya, pada lagu kartinipun sebenarnya maknanya sudah jelas, PUTRI SEJATI.Ya..perempuan tetaplah kalian perempuan.perempuan, putri, wanita ya sesuai dengan fitrahnya. Secara fisik saja perempuan dan lelaki berbeda, fisik berbeda tentu peran juga berbeda.
Jelas sudah inilah fakta emansipasi dari perspektif  islam.Wanita hargai dirimu, jagalah fitrahmu sebagai wanita.Karena DIA pasti punya alasan yang jelas tentang istimewanya dirimu.

Lomba Tingkat Mahasiswa, LDK Baabussalam-UNTIRTA
Semangat berkarya terus ya :) 

Jumat, 13 Maret 2015

Muncul Spesies Baru, Pohon BETON ???


Karya : Della Fauziyah

Kring…kring..(Anggap saja suara Hp).Berdering HPku ya tentu aku baca pesan itu dengan teliti.Kebutulan aku baru bergabung diJBW.Jadi ketika ada observasi tentu sangat antusias.Tak sabar ku menungu hari itu.Hari dimana aku bisa menyaksikan keindahan semesta, ya 0,00000….1% bagian dari semesta kali ya.

dag..dig..dug terus saja jantung berguncang karena pengalaman pertama.Haha terlalu berlebihan rasa ini.Ya…pun akhirnya tiba.Setelah seruanNYA memanggil untuk bersujud dalam hikmat tak kuteruskan mimpiku.Tetapi aku sergap bangun dan segera mewujudkan mimpi.Terasa malu juga dengan kicauan burung disana yang pasti suaranya indah sudah menyambutku.Bergegas aku tak sabar menanti tempat dimana alunan irama  merdu dan semilir angin alami bisa kurasakan.Maklum lah katanya kalau orang kota tuh yang ademnya itu dariAC atau Kipas Angin,.haha tapi aku orang kampung jadi tetap rindu dengan kesejukan alami.

Sudah berkumpul dihalte.Setelah memenuhi hak tubuh terpenuhi dengan sarapan sebelum mulai berangkat. Yups…..dimulai perjalanan ini.Yeay yeaay…ya sekitar 1 jam perjalanan menuju lokasi.Lokasinya itu daerah Jakarta tepatnya condet? hah condet? Sebelum berangkatpun aku sudah memikirka.Condet ituu sepertinya aku tahu, aah tapi aku rasa bukan condet yang aku maksud.Itu kan padet banget penduduknya.Mau mengamati burung dimananya?ow.oww… sudah mendekati.ternyata benar,condet ya condet.Lokasi yang sering aku lewati ketika perjalanan pulang dari kampus.Masuk pada suatu gang yang lebarnya 1,5 Meter.Masih terus berjalan dan mulai lagi hati menggebu.Mana lokasinya belum ada tanda.Masa sih mengamati burung ditempat yang padat seperti ini, mana ada?hati masih bergumam penasaran.Sudah ada beberapa orang yang menunggu digang selanjutnya.Lebar gangnya sekitar 200cm?centi meter ya bukan meter?kecil bgt.Mau ngapain coba masuk gang kecil ini?
ssssss….sssss……tetesan keringat, hati yang menggebu lenyap sudah melihat hijaunya alam dan semilir angin yang begitu sangat menyejukkan.Ternyata..dijakarta masih ada tempat seperti ini?Hati menggeliat ingin rasa mengungkapkan kepada setiap gesekan daun yang menari.Bahwa kau begitu indah.Ya…sungguh alam ini begitu indah.Ini pemandangan alam yang alami.Sungai yang mengalir tenang,burung yang bertebang kesana kemari, tawa canda anak yang sedang bermain tempat permainan  yang tidak sebeapa luas.Sungguh jika teriak takan didengar.Ingin ku ungkap rasa yang masih menggebu akan keindahan ini.



Sudah mulai serius dalam observasi dengan terbagi menjadi beberapa kelompok.Ada yang asik dengan binokuler ataupun kameranya.Seolah takan mau sedikitpun untuk tidak menyaksikan gerak burung kesana kemari.Burung yang ukurannya kecilpun tetap menjadi perhatian apalagi beberapa dari mereka yang sudah expert untuk pengamatan burung.Waktupun tertentu berputar, mataharipun mulai menghangatkan tubuh.Semua berkumpul untuk melaporkan hasil observasi.Ya singkatnya dicondet terdapat beberapa burung diantaranya Walet linchi, Walet  sarang putih, Madu kelapa, Bondol peking, Bondol haji, Kerak kerbau, Raja udang meninting, Merbah crukcuk, Prenjak, Kutilang, Tekukur, Cabe jawa, Kipasan belang, Gereja, Cinenen pisang, Cinenen kelabu, Dederuk jawa, Madu sriganti.Nah..loh itu nama apa hayoo?iya  itu nama burung kawan.Dan masih buanyak lagi  spesies burung.Tau kan vertebrata yang jumlah spesies terbanyak adalah kelas Aves.Ya begitulah…, Lalu setelah diskusi ada seseorang  yang memberi sambutan, sebut saja namanya pak  Jamil warga kampung condet.
“saya sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan seperti ini.Coba kalian buat sejenis  grafik perkembangan burung saat ini.Seperti saat ini yang saya amati anis merah dulu masih ada tetapi sekarang sudah tidak ada lagi disini.Berapa banyak akademisi  yang mengerti tentang ekosistem, hidrologi, ekologi dll.Tetapi apa dampak buat kita?Kita disini hanya orang biasa yang cuma tahu ini adalah warisan yang sangat beharga buat anak cucu kita.Lagipula alam seperti ini lebih indah, sehat menyejukkan daripada alam beton. Saat tiba hari bumi, hari air hari peduli lingkungan dll.Mereka berteriak lantang, harus begini,harus begitu.Tetapi saya yakin setelah hari itu tidak akam terjadi apa-apa.Bisa kalian tahu kan, sampai saat ini justru banjir semakin parah, beton sudah tak terbendung pula.Saya mah bukan apa-apa, saya membela agar ini tetap ada.Tetapi apa boleh buat saya hanya bisa mencegah dengan mengatakan ini penting.Saya berharap ilmu pengetahuanlah yang bisa bersikap netral untuk penyelesaian masalah.Cobalah kalian kaji lagi kalau tidak ada burung  bagaimaa dan kaitkan dengan ekosistem.Bantu saya untuk mempertahankan ini.”
Huh..nyess bgt rasanya,berasa dicabik-cabik dengan guncangan dahsyat untuk sebuah perubahan.Ini kata orang biasa kawan.Sudah berpikir begitu canggihnya.Lalu bagaimana dengan kita?mempelajari dari buku dan outputnya buku lagi?buat siapa?mereka tidak mengerti dengan bahasa sains yang terlalu merumitkan.mereka hanya ingin kita peduli kawan.Peran kita sebagai pemuda peduli apa?apa kawan?.Para akademisi ayoo kita bergerak untuk bangsa.Lakukanlah tanpa harus menunggu siapa dirimu, tapi apa kontribusimu.

Dalamal Al qur’an juga diajarkan loh
“Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya. Sesungguh-nya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit), kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya, lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu, anggur dan sayur-sayuran, Zaitun dan pohon kurma, kebun-kebun (yang) lebat, dan buah-buahan serta rumput-rumputan, untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu”.(Q.S Abas; 24-32)
Rasulullah saw bersabda : tidaklah seorang muslim menanam tanaman, kemudian tanaman itu dimakan oleh burung, manusia, ataupun hewan, kecuali baginya dengan tanaman itu adalah sadaqah”. (HR. al-Bukhari dan Muslim dari Anas).

Berdasarkan buku yang saya baca sih.Ya memang benar populasi burung akan semakin banyak  jika lahannya pun sesuai.Ya logis bukan?memang hasil penelitian diamerika seperti itu.Bahwa burung semakin banyak saat lahannyapun semakin luas, dalam buku Campbell sih gituh.
Lalu bagaimana dengan BETON yang bertambah?ya jelas akan sangat  mempengaruhi populasi.Karena habitatnya pun menjadi tak asri lagi. Fungsi burung penting banget loh diantaranya nih
 berperan dalam proses ekologi (sebagai penyeimbang rantai makanan dalam ekosistem), bahkan bisa juga berfungsi sebagai bioindikator perubahan lingkungan, Membantu penyerbukan tanaman, khususnya tanaman yang mempunyai perbedaan antara posisi benang sari dan putik, Penyebar/agen bagi beberapa jenis tumbuhan dalam mendistribusikan bijinya, Sebagai predator hama (serangga, tikus, ulat, dsb.)Nah  looh coba apa yang terjadi kalau burung punah gara-gara kita sendiri.Padahal udah jelas kan kita yang menjaga bumi ini.Ditambah kita itu berpendidikan.Uh…dosanya makin nambah dong, udah tau tapi pura-pura gatau, ya masa bodo aja.Ayolah apa peran kita pemuda?Katanya agent of change?.Yuk kita sama-sama melestarikan alam, lindungi bangsa kita,bangsa kita terlalu beharga untuk disia-siakan kawan.Indonesia itu special banget deh buat kekayaan alamnya.Ayolah..beraksi, minimal lingkungan sekitarmu ya.^_^

Senin, 22 Desember 2014

Pak Ustad dan Burung Beo



Minggu, 21 desember 2014.Alhamdulillah Allah melangkahkan kaki ini untuk menuju masjid Fatullah ada seminar “deklarasi love al qur’an” acara yang wow luar biasa bgt.Dan juga ada tabligh akbar dari Ustd.Azzam.Jadi ceritanya ginih: 1..2..3..Go…

“ada seorang ustad yang berceramah tentang dzikir.Tapi pak ustadz itu masing memikirkan bagaimana cara agar ceramahnya itu tidak sia-sia buat muridnya.Akhirnya pak ustadz itu berkata ke salah satu atau salah dua anak murid itu.Bisakah belikan saya burung beo?Ya bisa(anak murid tidak bnyak bertanya karena masih dalam hal kewajaraan).
Kamu tahu burung beo kan?iyaa yang bisa meniru suara kita.
Saat berceramah burung beo itu selalu dibawa dan selalu dibwa hingga terlatih untuk berdzikir”Luaaar…biasa bukan?
Hari terus berlalu …sampai suatu ketika.Pak ustadz sedang menangis dengan begitu sedih,nangis dengan begitu sangat sangat terpukul sedih, pokonya sedih bgt deh.
si murid : Wahai guru kenapa kau menangis seperti ini ?
Ustad    : Burung beo ku meninggal.
Murid    : Bukankan kaupernah mengajarkan kami pak,hanya airmata taubat lah yang bisa memadamkan     
                 api neraka ?
Ustad    : ya..ya benar.Aku menangis bukan karena kematian burung itu.Kalian tahu ketika malam tadi aku menyaksikan sendiri burung itu diterkam kucing, dicabik-dicabik oleh kucing tapi burung itu hanya berteriakan kesakitan.Padahal setiap hari aku sudah mengajarkan dzikir kepadanya.Aku saat itu membayangkan jadi burung itu.Lisan ini sudah terbiasa untuk berdzikir tapi ketika sakaratul maut menjemput mungkinkah aku lupa untuk berucap la ilaa ha illalllah. L ;(
semuapun ikut menangis……….

Kawan…sesering apakita membaca alqur’an ? Tapi tidak menjamin ketika malaikat izrail dating lisan kitapun akan mudah.Maka dari itu integrasikanlah,tadaburilah ayat-ayat alqur’an agar membekas dihati.

Saling mengingatkan ya kawaan

*Semoga bermanfaat J


Jumat, 19 Desember 2014

Tak Sempat Untuk Menyapa 





Hari weekend seperti biasa mengajak bermain adikku.Tempat yang sering aku dan adikku datangi adalah tempat-tempat permainan yang biasa ada ditaman atau ke permainan yang ada diMall gituhh.Biasalah itu dunianya mereka, dunia si Anak yang mereka merasa sangat bahagia ketika bermain.Tapi ketika dihadapkan dengan belajar seakan momok yang menakutkan.hoho tidaak….

Seperti biasa juga ketika adikku bermain aku selalu memperhatikannya dengan penuh cinta karena studi yang lumayan jaraknya jauh jadi jarang ada moment buat kumpul keluarga.Tetapi akupun tak terlalu egois aku tetap memperhatikan kondisi disekeliling.Karena suasana keramaian membuatku berpikir dengan berjuta karakter yang ada.Dan tak lupa bersyukur karena melihat kebahagiaan anak-anak.Tapi…tunggu apa itu ada yang aneh ditengah langkah kaki anak yang kesana kemari.Ada yang aneh dari biasanya.Kaki itu diam tak seperti keceriaan anak yang lain.Baju yang dipakainya lusuh tak seperti anak yang lain.Tak seperti yang lain dengan semangat bermain,berlari kesana kesini.Ada orangtua juga yang menunggu anaknya bermain tapi si anak itu seperti tak ada yang mengenali dan memiliki.Lalu…si anak ini siapa.Sedang apakah dia dalam kondisi seperti ini?
Rasanya aku sangat ingin melihatnya terbangun aku ingin menyapanya.Aku ingin mengenalinya.Tapi…aku sudah lama menunggu dan akhirnya pulang tapi kondisi anak itu tetap masih tertidur dengan pulas dalam kondisi di area permainan dan keramaian anak-anak yang lainnya.

Bisakah kau bayangkan jika itu adikmu atau anakmu atau saudaramu??Entah ia tertidur karena terlalu lelah sudah bermain karena permainan itu gratis atau memang iya tak ada tempat lagi sehingga ia tertidur lelap disitu.Entah sampai menunggu diusir atau pulang kembali tapi entah kemana.

#Peduli Sesama ya
 

Juara 2 puisi walaupun bukan karya asli 100%

Tema : Syiar Islam dalam Lantunan Nada dan Syair
Karya aransemen  
Asslamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
“Potret Islam dalam kacamata negeriku”
“Kulihat ibu pertiwi,sedang bersusah hati
Air matanya berlinang mas intan yg terkenang
Kini ibu sedang lara..merintih dan berdo’a”
ketika ku menatap negeriku, kilaunya  menusuk mata
Ketika mendengar suaranya, rasanya sungguh memekakkan telinga
Ketika memikirkan negeriku, laksana pagi hingga malam yg tak berujung ?
Ketika berbicara tentang negeriku, ya inilah kenyataannya..
Kau tahu…Apakah kau mengetahuinya?
ya..ini tentang kita..tentang islam
Katanya Indonesia adalah Negara muslim yang terbanyak
ya umat muslimnya mayoritas, Kau tahu kan?
Katanya indonesia menjunjung tinggi demokrasi
Katanya indonesia orangnya ramah dan rukun
Katanya Indonesia punya toleransi apalagi antar agama
Indonesiaku..

Takbir keliling di malam Hari Raya untuk agungkan Allah SWT habis-habisan dikecam, dilarang dengan dalih macetkan lalu lintas.
 Namun arak-arakan Presiden dan Wakilnya hingga jalan protokol ditutup total, tidak mengapa, bahkan dipuji dan diapresiasi.

Saat seorang muslim jadi pejabat dituntut habis-habisan untuk  bagi-bagi jabatan kepada non muslim dengan dalih kemajemukan dan keadilan.
Namun saat non muslim jadi pejabat, maka dengan leluasa dia bagi-bagi jabatan kepada non muslim seenaknya, tanpa peduli dengan asas proporsional.
Tabligh Akbar dan kegiatan da’wah selalu diawasi Aparat, bahkan di daerah banyak yang ditakut-takuti dan dipersulit “izin”-nya.
Tapi pertunjukkan musik syetan dan dangdut koplo yang tampilkan Pornografi dan Pornoaksi dipermudah dan dijamin keamanannya.

Ketika ada Kyai atau Da’i yang menikah resmi dan berpolygami secara halal, semua media liberal membulinya habis-habisan.
Namun ketika ada artis yang berzina dan memakai narkoba hingga divonis penjara, berbagai media liberal membelanya habis-habisan. Bahkan saat si artis keluar penjara disambut media dengan gegap gempita bak pahlawan hingga dijadikan pembawa acara unggulan di TV mereka.
Ini mimpi kan?hahaaa aku tau ini hanya mimpi,ini mimpii
Tapi…kenyataan menamparku, berkali-kali
hingga aku merasakan sakit yang menjalar keseluruh tubuh
Innaa Lillaahi Wa Innaa ilaihi Rooji’uun.
Inikah yang dibilang rukun, demokrasi dan toleransi.Inikaah ?
dan Kemana kita?kemana?jumlah kita banyak tapi hanya seperti buih-buih.
Mana peran kita?
ketika dalam lingkaran yang sama kita bisa meneriakkan takbir dengan lantang.
Tapi apakah kita hanya diam melihat kenyataan ini terjadi ?

Ketika kita mampu meneriakkan kebenaran, berteriaklah..
hingga seakan dunia tergoncang ..
Ketika kita mampu bertindak
bertindaklah hingga musuh islam seakan takut bahkan mundur
Ketika kita tak bisa melakukan apa-apa
Tidak..tidak mungkin
tidak bisakah kita berdo’a untuk meninggikan kalimat Allah, mengibarkan panji islam
mendoakan saudara muslim kita yang mungkin tidak sadar dengan kebathilan  ini..
“Kami sadari jalan ini kan penuh onak dan duri.Aral menghadang dan kedzaliman yang akan kami hadapi.Kami relakan jua serahkan dengan tekad dihati.Jasad ini, darah ini sepenuh ridho dihati”
Saudara dan saudari muslimku jangan pernah mundur akan jalan dakwah  yang panjang.Akan syiar islam yang akan selalu kita kumandangkan.

 
muhammad 7.gif

“Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu”.

“Kibarkan panji Islam lambai ia meninggi, tebar cahyanya dimuka bumi, lantangkan seruannya agar membahana, jangan engkau terpedaya kilau cahaya dunia, keindahannya tipuan semata”

Allahuakbar Allahuakbar…Islam menuju peradaban

By : Della Fauziyah
Wasslamu’alaikum Warahmatullahi Wb